China Buka Pintu Investasi Asing untuk Nikel dan Litium, Genjot Ambisi Kuasai Harga Global

- Selasa, 27 Januari 2026 | 03:06 WIB
China Buka Pintu Investasi Asing untuk Nikel dan Litium, Genjot Ambisi Kuasai Harga Global

Pemerintah China bakal buka keran investasi asing untuk pasar kontrak berjangka nikel dan litium. Langkah ini jelas bagian dari ambisi besar mereka buat memperkuat cengkeraman di pasar komoditas global. Kalau dulu investor luar cuma bisa lihat dari jauh, sekarang mereka diundang main langsung.

Menurut kabar dari Bloomberg, Komisi Regulasi Sekuritas China udah memasukkan nikel dan litium karbonat ke dalam daftar 14 produk berjangka dan opsi yang akan dibuka. Bursa-bursa dalam negeri pun didesak buat siap-siap menjalankan perubahan kebijakan ini.

Ini menarik sih. Soalnya, meskipun China dikenal sebagai raksasa pembeli bahan mentah dunia, harga patokan selama ini justru banyak ditentukan di pusat keuangan macam London, Singapura, atau New York. Mereka rupanya nggak nyaman dengan keadaan itu. Di sisi lain, langkah ini juga sejalan dengan niat China mendongkrak pamor yuan di panggung global.

“Ini langkah yang signifikan,” kata Tiger Shi, mitra pengelola di BANDS Financial Ltd.

Dia menambahkan, besar kemungkinan logam lain kayak tembaga, aluminium, dan seng juga bakal dibuka untuk investor asing. Semuanya seiring dengan dorongan global dari Bursa Berjangka Shanghai (SHFE).

Nah, kontrak berjangka nikel sendiri saat ini diperdagangkan di Bursa Berjangka Shanghai. Sementara litium karbonat ada di Bursa Berjangka Guangzhou. Keduanya termasuk kontrak yang paling aktif diperdagangkan secara domestik. Kepentingannya secara global juga nggak main-main, mengingat peran vital kedua komoditas ini untuk industri baterai dan transisi energi.


Halaman:

Komentar