Makassar masih berbenah. Di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, sisa-sisa genangan air dan lumpur menjadi saksi bisu banjir yang baru saja melanda. Di tengah kondisi itu, Andi Rachmatika Dewi, atau yang akrab disapa Cicu, turun langsung ke lokasi. Ia datang bukan sebagai pejabat, melainkan sebagai Ketua Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Gigi (IKA FKG) Universitas Hasanuddin.
Kehadirannya ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial Ikatan Alumni Unhas (IKA Unhas). Tujuannya jelas: menyalurkan bantuan sekaligus rasa peduli kepada warga yang rumah dan hidupnya porak-poranda diterjang banjir.
Menurut Cicu, aksi ini murni bentuk solidaritas. "Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir," ujarnya.
"Dan semoga kondisi segera pulih seperti sediakala."
Bantuan yang dibagikan cukup sederhana namun diharapkan berarti: beras 5 kilogram dan sejumlah uang tunai untuk kebutuhan mendesak. Namun di balik paket sembako itu, ada pesan yang lebih dalam. Ini adalah bukti komitmen nyata para alumni Unhas untuk selalu hadir di saat masyarakat paling membutuhkan, terutama saat bencana melanda.
Perlu dicatat, bantuan ini juga merupakan bentuk perhatian dari Ketua IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman. Program bakti sosial ini menjadi saluran resmi untuk menjangkau mereka yang terdampak.
Cicu tidak sendirian. Ia didampingi sejumlah pengurus IKA Unhas lainnya yang juga rela turun ke lapangan. Mereka memastikan bantuan itu benar-benar sampai ke tangan warga Barombong yang membutuhkan, tanpa banyak cerita.
Di sisi lain, kegiatan seperti ini seolah mengingatkan kita bahwa di tengah musibah, masih banyak tangan-tangan yang rela terulur. Bukan sekadar seremonial, tapi upaya konkret untuk meringankan beban sesama. IKA Unhas, melalui aksi-aksi semacam ini, menunjukkan bahwa ikatan almamater bisa diterjemahkan menjadi kepedulian yang nyata di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Kementan Salurkan Benih Tebu Unggul ke Jawa untuk Dorong Swasembada Pangan
Menhan Sjafrie Tinjau Langsung Lahan Proyek Mobil Nasional di Subang, Target Produksi 50.000 Unit per Tahun
KPK Rinci Temuan Uang Tunai dan Aset Mewah di Rumah Silmy Karim, Bantah Foto Valas Viral
BMKG Imbau Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sulsel, Siang Bervariasi