Sebuah penggerebekan yang dilakukan keluarga di Kendari berujung pada insiden berdarah. Ichsan Porosi (56), mantan Sekretaris Daerah Konawe Selatan, diduga menabrak adik kandungnya sendiri, Andriani Porosi (50), saat berusaha meninggalkan lokasi dengan mobilnya.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Ade Irma Nasution, Perumahan Pradana Residence 9 Hombis, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (2/8/2026) malam. Kejadian bermula sekitar pukul 22.30 Wita ketika istri Ichsan, Clementia Corry Ratna, datang bersama anak, mertua, dan anggota keluarga lainnya ke lokasi setelah mendapat informasi yang memicu kecurigaan terhadap suaminya.
Sesampainya di lokasi, keluarga mendapati Ichsan berada di dalam sebuah mobil Mitsubishi Pajero berwarna hitam bersama seorang perempuan berinisial EW yang diduga memiliki hubungan khusus dengannya. Suasana seketika memanas dan berubah menjadi keributan.
Keluarga berupaya menghentikan kendaraan Ichsan agar tidak meninggalkan lokasi. Mobil Pajero yang dikemudikan Ichsan dicegat menggunakan kendaraan lain. Namun, Ichsan disebut tetap berada di dalam mobil. Adik kandungnya, Andriani, kemudian mengambil posisi di depan kendaraan untuk menghalangi laju mobil dan meminta Ichsan keluar.
Kasatreskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan Andriani berdiri di depan mobil untuk menghalangi kendaraan kakaknya. "Korban berusaha menghentikan kendaraan dengan berdiri di depan mobil dan meminta tersangka keluar serta membuka pintu mobil," kata Welliwanto.
Alih-alih menghentikan kendaraan, Ichsan disebut tetap menjalankan mobilnya. Mobil bergerak maju dan ban depan kiri kendaraan melindas kaki kiri Andriani. Akibatnya, korban mengalami lebam, pembengkakan, dan patah tulang pada jari kaki kirinya. Andriani sempat dilarikan ke rumah sakit, namun kemudian memilih pulang dan menolak tindakan operasi yang disarankan tim medis.
Polisi Terima Laporan Keributan
Sebelum insiden tersebut terjadi, polisi sebenarnya sudah menerima laporan mengenai keributan di kawasan perumahan tersebut. Laporan masuk melalui layanan darurat kepolisian 110. Tim patroli Polresta Kendari kemudian bergerak menuju lokasi untuk mengendalikan situasi.
Karu II Patroli Perintis Satsamapta Polresta Kendari Aiptu Amrullah mengatakan petugas mendapati perselisihan antara Ichsan dan istrinya ketika tiba di lokasi. "Kami menerima aduan masyarakat adanya keributan di BTN Pradana Residence 9. Saat tiba di TKP, kami menemukan keributan antara suami dan istri," ujar Amrullah.
Petugas kemudian berusaha meredam ketegangan agar konflik tidak semakin meluas. Polisi membawa pihak-pihak yang terlibat ke Mapolresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Amrullah mengungkapkan, berdasarkan temuan awal petugas, keributan dipicu oleh istri Ichsan yang mendapati suaminya berada di dalam mobil bersama perempuan lain. "Istri sah menemukan suaminya di dalam mobil bersama wanita lain. Dalam keributan itu, mobil Pajero warna hitam yang dikemudikan suami dicegat oleh mobil warna putih yang ditumpangi istri sah bersama keluarganya," jelasnya.
Artikel Terkait
Relawan Bahtra Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Kendari
Guru Ngaji Cabuli Remaja di Kamar Mandi Masjid Kendari, Beraksi Tiga Kali
Suami Ditangkap Curanmor, Polisi Temukan Istri dan Anak Autisme Kelaparan Selama Dua Hari