Ini penting karena beberapa menteri sayap kanan di pemerintahan koalisi Israel mendesak kembalinya pemukim Yahudi ke Jalur Gaza, yang telah memicu kemarahan di sekitar wilayah dengan negara Arab lainnya dan Amerika menyatakan bahwa pembicaraan tersebut bersifat provokatif dan tidak bertanggung jawab.
Sejauh ini, belum ada banyak komentar dari pihak Palestina, karena ini hanya merupakan gambaran kasar dari rencana tersebut.
Sekretaris Negara AS, Anthony Blinken, akan berkunjung dalam beberapa hari ke depan dan akan bertemu dengan pemimpin Palestina di Otoritas Palestina di Tepi Barat yang diduduki, serta pemimpin Israel.
AS sebelumnya telah mendorong agar Otoritas Palestina agar berperan untuk masa depan Gaza.
Namun, menurutnya, elektabilitas terhadap Otoritas Palestina terbukti rendah.
Mereka berpendapat bahwa diperlukan wajah yang berbeda dalam struktur Otoritas Palestina saat ini agar mereka yakin dapat mengendalikan Jalur Gaza.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bondowoso.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April