Ini penting karena beberapa menteri sayap kanan di pemerintahan koalisi Israel mendesak kembalinya pemukim Yahudi ke Jalur Gaza, yang telah memicu kemarahan di sekitar wilayah dengan negara Arab lainnya dan Amerika menyatakan bahwa pembicaraan tersebut bersifat provokatif dan tidak bertanggung jawab.
Sejauh ini, belum ada banyak komentar dari pihak Palestina, karena ini hanya merupakan gambaran kasar dari rencana tersebut.
Sekretaris Negara AS, Anthony Blinken, akan berkunjung dalam beberapa hari ke depan dan akan bertemu dengan pemimpin Palestina di Otoritas Palestina di Tepi Barat yang diduduki, serta pemimpin Israel.
AS sebelumnya telah mendorong agar Otoritas Palestina agar berperan untuk masa depan Gaza.
Namun, menurutnya, elektabilitas terhadap Otoritas Palestina terbukti rendah.
Mereka berpendapat bahwa diperlukan wajah yang berbeda dalam struktur Otoritas Palestina saat ini agar mereka yakin dapat mengendalikan Jalur Gaza.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bondowoso.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global