Dalam aplikasi tersebut, ICP DAS memasang smart power meter dan IIoT power meter concentrator untuk mengumpulkan dan mengirim data real-time tentang konsumsi listrik di seluruh pabrik.
Baca Juga: Bahas Kerja Sama Bilateral, Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan U.S. Naval Attache
Secara bersamaan, modul sensor kualitas udara ICP DAS turut memantau suhu, kelembapan, dan konsentrasi partikulat (particulate matter) di fasilitas ruang bersih. Solusi terintegrasi ini menjamin kepatuhan regulasi dengan standar manufaktur sekaligus mengoptimalkan efisiensi produksi.
Lebih lagi, ICP DAS membuat pusat kendali untuk visualisasi data dengan memakai perangkat lunak manajemen komputasi awan (cloud management) IIoT. Proyek ini mewujudkan pemantauan real-time atas lini produksi dan lantai produksi sehingga meningkatkan daya saing produsen lensa kontak tersebut.(LAN)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pontianaknews.com
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran