Jeda internasional Maret ini membawa kabar kurang sedap bagi Manchester United. Dua penyerang andalannya, Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko, terpaksa mundur dari tim nasional masing-masing. Alasannya klasik di dunia sepak bola: cedera.
Bryan Mbeumo harus pulang lebih awal dari kamp timnas Kamerun. Klub mengonfirmasi kabar ini, menyebut mundurnya sang pemain sebagai langkah pencegahan belaka. Ia mengalami masalah fisik saat United ditahan Bournemouth 2-2 pekan lalu.
Mbeumo ditarik keluar di menit ke-71 pada laga itu. Karena kondisi itu, ia pasti absen ketika Kamerun menjalani laga uji coba melawan China dan Australia. Rugi benar bagi sang striker.
Di sisi lain, Benjamin Sesko juga mengambil keputusan serupa. Penyerang Slovenia itu dikabarkan sudah berjuang dengan masalah kebugaran selama beberapa pekan, meski detailnya tak diungkap secara gamblang.
Keputusannya mundur dari skuad Slovenia diambil agar ia bisa pulih total. Tujuannya jelas: memastikan Sesko fit untuk membantu United menghadapi sisa musim yang berat di Liga Inggris. Tanpanya, Slovenia akan kehilangan tenaga saat berhadapan dengan Hungaria dan Montenegro.
Kehilangan dua striker inti tentu jadi pukulan. Tapi manajemen United harus bisa mengelola situasi ini demi menjaga stabilitas tim.
Namun begitu, ada secercah kabar baik yang datang dari sisi pertahanan. Noussair Mazraoui, bek sayap yang sempat sakit, dikabarkan sudah pulih. Ia bahkan bisa bergabung dengan timnas Maroko untuk menghadapi Ekuador dan Paraguay. Setidaknya ini sedikit pengurang duka.
Jeda internasional ini mungkin datang di waktu yang tepat bagi Setan Merah. Karena tersingkir dari Piala FA dan kompetisi Eropa, mereka punya waktu istirahat ekstra sekitar seminggu. Michael Carrick tentu akan memanfaatkan momen ini untuk memulihkan para pemainnya sebaik mungkin.
Langkah itu sangat krusial. Bayangkan saja, jadwal April nanti benar-benar padat. Usai jeda internasional, United langsung berhadapan dengan Leeds United tanggal 13 April. Setelah itu, giliran Chelsea dan Brentford menanti. Tanpa persiapan matang, bisa-bisa mereka terpuruk.
Jadi, meski kehilangan dua pemain di timnas, fokus utama Carrick adalah memastikan skuadnya kembali fit dan siap tempur. Musim ini belum berakhir, dan pertarungan di papan tengah klasemen masih sangat ketat.
Artikel Terkait
Bom Rakitan Meledak di Halaman Sekolah Brasil, 10 Remaja Terluka
Kebakaran di Kontrakan Ciracas Hanguskan 300 Meter Persegi, 15 Jiwa Selamat
Tiga Pendaki Masih Hilang Pascaserupsi Gunung Dukono, Tim SAR Perluas Pencarian
Marcos Peringatkan Pemimpin ASEAN soal Dampak Jangka Panjang Konflik Global