Lewat unggahan di Truth Social, Donald Trump membuat klaim mengejutkan. Mantan Presiden AS itu menyatakan telah bernegosiasi dengan Iran untuk mengakhiri permusuhan. Tapi, klaimnya langsung dibantah oleh pihak Iran.
Menurut laporan CNN, Senin (23/3/2026), Trump menulis dengan huruf kapital semua di platform media sosialnya. Dia bilang, keputusan untuk menunda serangan yang diancamkan diambil karena "nada dan isi" diskusi yang terjadi.
"Saya dengan senang hati melaporkan bahwa Amerika Serikat, dan negara Iran, telah mengadakan, selama dua hari terakhir, percakapan yang sangat baik dan produktif mengenai penyelesaian lengkap dan total atas permusuhan kita di Timur Tengah," kata Trump.
"Berdasarkan sentuhan dan nada dari percakapan mendalam, rinci, dan konstruktif ini, yang akan berlanjut sepanjang minggu ini, saya telah menginstruksikan Departemen Perang untuk menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari, dengan syarat keberhasilan pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung," lanjutnya.
Artikel Terkait
Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman Meski Ketegangan Teluk Meningkat
Polres Banjarbaru Buka Layanan SIM, Beri Dispensasi Perpanjangan hingga 31 Maret
Fortuner Ugal-ugalan di PIK Tewaskan Dua Orang, Tujuh Luka-luka
Menko PMK Tegaskan Sekolah Harus Tetap Buka untuk Cegah Learning Loss