MURIANETWORK.COM - Como 1907 menorehkan sejarah baru dengan melangkah ke babak semifinal Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam empat dekade. Keberhasilan dramatis itu mereka raih setelah mengalahkan juara bertahan Napoli dengan skor 7-6 dalam adu penalti, usai bermain imbang 1-1 selama 90 menit di Stadio Diego Armando Maradona, Kamis (19 Desember 2024). Kemenangan ini mengantarkan tim Serie B tersebut ke babak empat besar, di mana mereka akan berhadapan dengan raksasa Inter Milan.
Drama di Babak Pertama
Pertandingan yang diwarnai tensi tinggi sejak awal itu mulai memanas mendekati jeda. Como, yang bermain dengan disiplin dan taktik bertahan yang rapat, berhasil mendapatkan peluang emas. Ivan Smolčić, bek tengah asal Kroasia, dilanggar di dalam kotak penalti, memaksa wasit menunjuk titik putih.
Martin Baturina, rekan senegaranya, maju sebagai eksekutor dengan penuh keyakinan. Tendangannya yang keras dan akurat tak bisa dihalau kiper Napoli, membawa Como unggul 1-0 menjelang turun minum.
Napoli Bangkit, Adu Penalti Menentukan
Napoli, yang tampil sebagai tuan rumah, langsung membalas tak lama setelah babak kedua dimulai. Hanya berselang satu menit, Antonio Vergara berhasil menyamakan kedudukan. Gol cepat itu mengubah dinamika permainan, meski kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya hingga peluit panjang berbunyi.
Drama puncak pun terjadi di babak adu penalti. Kedua tim menunjukkan kualitas eksekusi yang hampir sempurna. Dari delapan eksekutor Como, tujuh di antaranya sukses membobol gawang. Namun, momen penentu datang dari antara tiang gawang. Jean Butez, kiper andalan Como, menjadi pahlawan dengan menepis tendangan Stanislav Lobotka.
Penyelamatan itu sekaligus mengonfirmasi kemenangan tim berjuluk BiancoBlu. "Ini adalah momen yang luar biasa bagi klub, pemain, dan para pendukung setia kami. Semua kerja keras terbayarkan," ujar Butez usai pertandingan, wajahnya masih dipenuhi euforia.
Perjalanan Fantastis Menuju Semifinal
Lolosnya Como ke semifinal bukan sekadar kejutan, melainkan buah dari perencanaan matang dan mental baja yang ditunjukkan sepanjang turnamen. Mereka berhasil melewati rintangan tim-tim papan atas dengan pola permainan yang terorganisir.
Di babak berikutnya, tantangan akan jauh lebih berat. Mereka akan berhadapan dengan Inter Milan, salah satu tim terkuat di Italia saat ini, dalam format dua pertemuan. Meski dianggap sebagai underdog, momentum dan kepercayaan diri yang dibawa Como dari kemenangan heroik ini bisa menjadi modal berharga.
Perjalanan mereka di Coppa Italia telah mencuri perhatian dan memberikan nuansa segar tentang betapa kompetisi piala selalu menyimpan cerita tak terduga.
Artikel Terkait
Liverpool Hadapi Ujian Berat di Markas Sunderland yang Tak Terkalahkan
Chelsea dan MU Tersendat, Perburuan Empat Besar Premier League Makin Sengit
Sabina Altynbekova Ungkap Kunci Sukses: Pengorbanan Masa Muda untuk Karier dan Finansial
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Ungkap Perpisahan Penuh Emosi di Media Sosial