Acara Indonesia Crypto Outlook 2026 baru saja usai, dan ada satu laporan yang menarik perhatian. Ternyata, layanan eksklusif Tokocrypto Prestige yang baru setahun berjalan, tumbuh pesat. Angkanya mencapai 93 persen sepanjang tahun 2025. Cukup mengejutkan, bukan?
Padahal, basis pengguna layanan ini terhitung eksklusif hanya sekitar 2.000 hingga 3.000 klien. Tapi jangan salah, meski jumlahnya ribuan, kontribusi mereka terhadap likuiditas perusahaan ternyata sangat besar. Bahkan, lebih dari separuh total volume perdagangan platform berasal dari segmen ini.
“VIP dan klien institusional kami menyumbang lebih dari 50 persen dari total volume trading perusahaan. Padahal, basis penggunya hanya sekitar 2.000 sampai 3.000 orang,”
jelas Eva Fransisca, perwakilan Tokocrypto Prestige, dalam paparannya, Selasa (24/3/2026).
Menurutnya, layanan yang resmi diluncurkan pada Januari 2025 ini memang langsung menunjukkan perkembangan yang signifikan. Program ini memang sengaja dirancang untuk trader dengan aset besar dan volume transaksi tinggi. Keuntungannya? Mereka mendapat manajer akun khusus, akses ke kampanye VIP, serta insight pasar harian.
Tak hanya untuk individu, layanan institusi juga masuk dalam cakupan Tokocrypto Prestige. Di sini, perusahaan menyediakan likuiditas yang disesuaikan dan juga layanan Over-The-Counter (OTC) desk. Langkah ini sejalan dengan terbitnya POJK No. 27/2024 akhir 2024 lalu, yang akhirnya mengizinkan aset kripto sebagai instrumen keuangan bagi pengguna institusi.
“Semua fitur dan likuiditas di layanan ini kami sesuaikan dengan kebutuhan pengguna institusional,” tambah Eva.
Catatan Kinerja Setahun Terakhir
Secara lebih luas, CEO Tokocrypto Calvin Kizana membeberkan pencapaian platformnya sepanjang 2025. Pengguna terdaftar telah menembus angka 4,8 juta. Yang menarik, pengguna aktifnya melonjak 75 persen year-on-year. Beberapa capaian operasional lain juga patut dicatat.
Artikel Terkait
Remaja Disabilitas Ditemukan Selamat di Sungai Cikeas Bogor Setelah 4 Hari Hilang
Saudi Serukan Kerja Sama Internasional Jaga Stabilitas Selat Hormuz
Kemnaker Tetapkan Penyaluran Uang Saku MagangHub Dimulai 25 Maret 2026
Polres Kuansing Bakar Tiga Rakit Penambangan Emas Ilegal di Kuantan Tengah