HARIAN MASSA - Papua Nugini dilanda kerusuhan. Ribuan warga turun ke jalan melakukan penjarahan dan pembakaran mobil.
Dilansir dari berbagai sumber, kerusuhan diduga terjadi akibat dari pemotongan gaji polisi dan PNS di negeri itu hingga 50 persen.
Sebelum terjadi kerusuhan, terjadi pemogokan massal oleh aparat kepolisian dan PNS akibat kebijakan memprotes pemotongan gaji.
Baca Juga: Tendang Motor Begal Kabur, Warga Tangsel Disabet Celurit hingga Usus Terburai
Tidak berselang lama, ribuan orang terjun ke jalan melakukan kerusuhan besar-besaran di Kota Papua Nugini, Port Moresby.
Gubernur Distrik Ibu Kota Nasional Powes Parkop menuduh, aksi kerusuhan dilakukan oleh kelompok oportunis.
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April