Makassar – Pagi itu, di sebidang lahan kosong di Antang, hanya tersisa tumpukan abu dan kerangka kayu hangus. Itulah sisa-sisa gubuk yang menjadi tempat tinggal terakhir seorang pria berusia 80 tahun, inisialnya CD. Dari keterangan warga, korban adalah seorang pemulung yang hidup sendirian, sebatang kara.
Kebakaran hebat itu terjadi jauh sebelum MURIANETWORK.COM, sekitar pukul setengah lima pagi Jumat lalu, di Jalan Nipa-Nipa Lama. Lokasinya terpencil, jauh dari keramaian permukiman. Untuk mencapainya pun harus melalui jalan setapak yang jarang dilalui orang.
Menurut sejumlah saksi, kejadian ini baru ketahuan beberapa jam kemudian. Seorang perempuan berinisial SNG yang hendak mencuci di sumur terdekat, sekitar pukul 06.30 WITA, terkejut melihat gubuk itu sudah rata dengan tanah. Hampir tak ada yang tersisa selain bara dan asap.
“Kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut, termasuk kemungkinan adanya faktor lain di balik insiden ini,” ujar Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’longan.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Tolak Proyeksi Bank Dunia, Sebut Pertumbuhan RI 2026 Bisa Tembus 5%
Pengamat: Iran Berjuang Pertahankan Martabat, Dukungan Internal Menguat
Pemuda di Makassar Aniaya Ibu Kandung Usai Ibu Marahi Nenek
Harga Emas Pegadaian Anjlok, Galeri24 dan UBS Turun Signifikan