Java Jazz Festival 2026 Pindah ke NICE PIK 2, Penyelenggara Siapkan Transportasi Khusus

- Kamis, 12 Maret 2026 | 05:40 WIB
Java Jazz Festival 2026 Pindah ke NICE PIK 2, Penyelenggara Siapkan Transportasi Khusus

Menanggapi keresahan itu, Dewi memastikan bahwa penyelenggara tidak tutup mata. Mereka sudah menyiapkan sejumlah skenario untuk memudahkan perjalanan penonton. Salah satu solusi konkretnya adalah penyediaan layanan shuttle bus yang dikerjasamakan dengan beberapa pihak.

"Ini semua udah kita pikirin, bukan tidak dipikirin. Kita udah kerja sama dengan beberapa pihak untuk mengadakan shuttle walaupun limited tapi ada. Kita udah kerja sama juga dengan TransJakarta yang akan menyediakan," kata Dewi.

Tak cuma shuttle, mereka juga berupaya mengintegrasikan akses dengan moda transportasi lain. Commuter Line, misalnya, menjadi salah satu fokus. Harapannya, penonton dari berbagai penjuru Jakarta dan sekitarnya bisa tetap datang dengan nyaman.

"Kita juga sebenarnya sudah tahu bahwa ada Commuter Line yang bisa sampai ke airport, lalu kita sekarang lagi approach lagi pihak ketiga lagi untuk shuttle teman-teman dari Commuter Line yang di airport untuk bisa ke venue," ucap Dewi.

Perjalanan Java Jazz mencari venue yang pas memang cukup panjang. Festival legendaris ini awalnya digelar di Jakarta Convention Center (JCC) dari 2005 hingga 2009. Lalu, pindah ke JIExpo Kemayoran dan bertahan cukup lama, dari 2010 sampai 2025. Kini, di tahun 2026, JJF memulai babak baru di NICE PIK 2. Perpindahan ini sekaligus bukti bahwa festival ini terus berkembang, mencari ruang yang sesuai dengan besarnya animo dan mimpi para penyelenggaranya.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar