Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh agensinya, Artist Company, bekerja sama dengan pihak rumah sakit. Rilis resmi mereka menggambarkan duka yang mendalam.
"Kami merasakan duka cita yang mendalam atas berita mendadak dan menyedihkan ini, berdoa untuk ketenangan abadi almarhum dan menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga yang ditinggalkan," bunyi pernyataan Artist Company.
Reaksi berduka pun mengalir deras. Kepergiannya benar-benar meninggalkan luka yang dalam bagi industri film di sana. Bagaimana tidak? Ahn Sung-ki bukan sekadar aktor biasa. Ia adalah sebuah institusi, seorang ‘aktor nasional’ yang mengabdikan lebih dari enam dekade hidupnya untuk seni peran.
Kariernya dimulai sangat awal. Lahir di Daegu pada 1952, ia pertama kali muncul di layar lebar sebagai aktor cilik di film "The Twilight Train" tahun 1957. Masa kecilnya dihabiskan di depan kamera ia membintangi sekitar 70 film anak sebelum memutuskan untuk jeda sejenak dari dunia gemerlap itu.
Namun begitu, bakatnya tak bisa dipendam lama. Ia kembali dan membuktikan diri sebagai salah satu aktor paling serba bisa dan dihormati sepanjang sejarah. Julukan ‘aktor nasional’ disematkan bukan tanpa alasan, melainkan buah dari dedikasi dan kontribusi luar biasa yang ia berikan. Kepergiannya adalah akhir dari sebuah era.
Artikel Terkait
Ahli Ungkap Cara Sederhana Tingkatkan Dopamin, dari Makanan hingga Aktivitas Ringan
Dr. Boyke Ingatkan Penurunan Testosteron dan Pentingnya Pola Hidup Sejak Usia 25
Intermittent Fasting untuk Penderita GERD: Bisa Bermanfaat dengan Syarat
Insanul Fahmi Selesaikan Pemeriksaan Polda Metro Jaya, Jawab 30 Pertanyaan