Diet Intermittent Fasting untuk Penderita GERD: Aman atau Justru Berisiko?
Metode diet intermittent fasting belakangan memang populer. Banyak yang memilihnya karena dianggap praktis untuk menurunkan berat badan. Tapi, bagaimana dengan orang yang punya masalah asam lambung atau GERD? Apakah pola makan dengan jeda waktu panjang ini justru berbahaya?
Menjawab pertanyaan itu, influencer kesehatan dr. Tirta Mandira Hudhi punya penjelasan. Menurutnya, penderita GERD tetap bisa menjalani intermittent fasting, asal dengan syarat tertentu. Yang menarik, dia malah bilang metode ini berpotensi meredakan gejala GERD kalau dijalankan dengan tepat.
Ujarnya dalam sebuah video Instagram yang diunggah belum lama ini.
Alasannya sederhana. Selama menjalani IF, konsumsi obat lambung tetap bisa dilakukan. Jadi, meski jadwal makan berubah, pengelolaan kondisi lambung sebenarnya masih bisa dikontrol. “Karena bisa jadi dia tetap meminum obat-obatan untuk asam lambungnya,” tambah dr. Tirta.
Artikel Terkait
Dr. Boyke Ingatkan Penurunan Testosteron dan Pentingnya Pola Hidup Sejak Usia 25
Insanul Fahmi Selesaikan Pemeriksaan Polda Metro Jaya, Jawab 30 Pertanyaan
Aktor Game of Thrones Michael Patrick Meninggal Dunia Akibat Penyakit Neuron Motorik
Pesulap Tarno Terjerat Masalah Hukum, Terhalang Biaya untuk Lapor Polisi