MURIANETWORK.COM - Dua unit rumah semi permanen di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, ludes dilalap si jago merah pada Rabu (11 Februari 2026) malam. Peristiwa yang terjadi di Jalan Sidomulyo, Desa Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang itu tidak menelan korban jiwa, namun menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Api Berkobar dari Dapur
Berdasarkan laporan dari Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 22.00 WIB. Dua saksi mata, Aziz Alili dan Muhammad Al Hakim, yang sedang melintas di lokasi menjadi yang pertama menyadari bahaya. Mereka melihat lidah api mulai menjilat dari area dapur rumah milik Jumadi (56), seorang buruh harian lepas.
Dengan sigap, kedua pria itu segera mendekat dan membangunkan penghuni rumah yang sedang beristirahat, yaitu Ida Suzana dan Ira Fadzila. Warga sekitar yang mendengar keributan pun bergegas keluar dan berusaha memadamkan api secara gotong royong.
Material Kering dan Api yang Merambat Cepat
Upaya warga ternyata tak cukup untuk menghentikan laju api. Konstruksi rumah yang mayoritas terbuat dari kayu dengan atap daun rumbia kering justru menjadi bahan bakar yang sempurna. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dengan dahsyat dan tak terkendali.
Dari rumah pertama, si jago merah dengan cepat merambat ke bangunan sebelahnya yang merupakan rumah milik Evri Mardiansyah Putra (30), yang juga berprofesi serupa. Suasana malam di desa itu pun berubah menjadi kepanikan diselimuti asap tebal dan cahaya jingga yang mencekam.
Artikel Terkait
Trump Ungkap AS Buka Pembicaraan dengan Pimpinan Parlemen Iran
Bagian Tubuh Korban Mutilasi Bekasi Ditemukan di Bogor
Pelatih Bulgaria Apresiasi Perkembangan Timnas Indonesia Usai Kalah Tipis di Final FIFA Series
Bocah 9 Tahun Tewas Tertabrak Mobil di Halaman Rumah, Sopir Diduga Mengantuk