Menjelang suspensi, saham KDTN menunjukkan kinerja yang sangat volatil. Pada hari Rabu, 12 November 2025, saham KDTN melonjak tajam sebesar 24,35 persen ke level harga Rp286 per saham. Pergerakan naik ini terjadi setelah saham sempat mengalami koreksi sebesar 2,54 persen di hari sebelumnya.
Dalam rentang waktu yang lebih panjang, kinerja KDTN terlihat spektakuler. Catatannya, dalam satu pekan terakhir, saham ini telah menguat drastis sebesar 81,01 persen. Sementara itu, dalam jangka waktu satu bulan, kenaikan yang tercatat bahkan mencapai 144,44 persen.
Kinerja Finansial Perusahaan Kuartal III-2025
Di balik kenaikan harga saham yang pesat, laporan kinerja keuangan PT Puri Sentul Permai Tbk justru menunjukkan tren yang berbeda. Hingga akhir kuartal ketiga tahun 2025, perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp635,4 juta.
Angka ini mengalami penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar 42,3 persen dari laba bersih sebelumnya yang sebesar Rp1,1 miliar. Dengan realisasi laba tersebut, laba bersih per saham (earnings per share/ EPS) yang dihasilkan perusahaan setara dengan Rp0,49 per lembar saham.
Artikel Terkait
Laba Bersih Trisula International Melonjak 33% pada 2025 Didorong Ekspor
BSA Logistics Targetkan Rp302 Miliar dari IPO, Mayoritas untuk Akuisisi Perusahaan Afiliasi
WIKA Pangkas Utang Rp3,87 Triliun Meski Rugi Bersih Membengkak
WBSA Jadi Emiten IPO Pertama 2026, Harga Saham Perdana Rp168