Pendaftaran Tiket Gratis Kapal Mudik Lebaran 2026 Dibuka, Kuota 69 Ribu Kursi

- Jumat, 06 Maret 2026 | 11:50 WIB
Pendaftaran Tiket Gratis Kapal Mudik Lebaran 2026 Dibuka, Kuota 69 Ribu Kursi

Pendaftaran untuk program tiket gratis kapal laut mudik Lebaran 2026 resmi dibuka hari ini, 6 Maret. Kementerian Perhubungan menyiapkan lebih dari 69 ribu tiket bagi masyarakat yang ingin pulang kampung lewat jalur laut.

Kuota sebanyak 69.232 kursi itu tersebar di 97 rute berbeda. Jaringannya luas, mencakup hampir seluruh wilayah kepulauan kita. Dari Aceh, Jawa, Kalimantan, sampai ke ujung timur seperti Sulawesi, Maluku, dan Papua. Intinya, pemerintah ingin menjangkau mereka yang tinggal di daerah terpencil dan kepulauan.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, program ini adalah bukti nyata kehadiran negara. Tujuannya sederhana: memastikan biaya transportasi tidak lagi jadi penghalang untuk berkumpul dengan keluarga di hari raya.

"Program tiket gratis ini adalah bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terhambat pulang kampung karena kendali biaya transportasi laut," ujar Masyhud dalam pernyataan tertulisnya, Jumat lalu.

Lalu, rute mana saja yang masuk? Pilihannya cukup beragam dan mengutamakan rute strategis. Di Papua, misalnya, ada rute Sorong-Waisai yang bisa mengangkut 1.600 orang. Ada juga Jayapura-Biak dengan kapasitas 700 penumpang.

Wilayah Maluku juga tak ketinggalan. Rute dari Ambon ke pulau-pulau sekitarnya seperti Namlea, Leksula, dan Gorom termasuk dalam program ini. Begitu pula beberapa rute di Sulawesi Tenggara, contohnya Kendari menuju Raha atau Bau-bau.

Kalau kita lihat ke wilayah barat dan tengah, pilihannya juga ada. Rute ikonik seperti Banda Aceh-Sabang menyediakan 1.250 tiket. Ada pula Gresik-Bawean, Kalianget-Kangean, hingga rute antar pulau besar seperti Lembar-Surabaya dan Balikpapan-Pare-pare.

"Kami memilih rute-rute yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, khususnya di daerah kepulauan yang akses transportasinya terbatas," jelas Masyhud lagi.

Nah, untuk operasionalnya, Kemenhub menggandeng lima operator pelayaran. Masing-masing punya tanggung jawab rute berbeda. PT Belibis Papua Mandiri mengelola 22 ruas, disusul PT Pelayaran Dharma Indah yang menangani 54 ruas. Kemudian ada PT Pelayaran Sakti Inti Makmur (18 ruas), PT Dharma Lautan Utama (2 ruas), dan PT Jembatan Nusantara yang mengelola 1 ruas.

Mekanisme pendaftarannya sendiri diurus oleh masing-masing operator. Masyarakat bisa mendaftar sampai kuota habis atau sesuai batas waktu yang ditetapkan perusahaan pelayaran terkait.

Perhatikan juga persyaratannya. Pertama, siapkan identitas diri asli beserta fotokopinya, bisa KTP, SIM, atau KK. Data di dokumen itu harus sama persis dengan identitas yang dibawa saat berangkat. Satu orang hanya boleh mendaftarkan maksimal empat calon penumpang dalam satu Kartu Keluarga.

Yang nggak kalah penting, ada larangan membawa barang berbahaya dan minuman keras. Dan ingat, tiket gratis ini sifatnya personal. Dilarang keras untuk diperjualbelikan atau dipindahtangankan ke orang lain.

Jadi, buat yang berminat, segera cek info lebih lanjut. Kesempatan pulang kampung tanpa biaya ini sayang kalau dilewatkan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar