Hujan deras yang mengguyur Jakarta Barat pada Jumat malam lalu ternyata membawa dampak serius. Sekitar pukul tujuh lebih, tanah di Jalan H Jafar, Kembangan Selatan, tiba-tiba bergerak. Longsoran itu menganga tepat di depan rumah warga, mengikis bibir Kali Angke yang ada di belakangnya.
Untungnya, tak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa itu. "Nihil korban jiwa," tegas Kapusdatin BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, saat dikonfirmasi di Jakarta malam itu. Menurut Yohan, penyebabnya jelas: erosi tanah di aliran Angke Hulu yang tergerus oleh hujan.
Merespons kejadian ini, Pemkot Jakarta Barat langsung bergerak. Mereka memilih bronjong, struktur penahan dari kawat berisi batu, sebagai solusi sementara. Tujuannya sederhana tapi krusial: mencegah erosi lebih parah dan longsor susulan yang bisa lebih berbahaya.
"Kami tangani sementara dengan bronjongan," ujar Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.
Ia menjelaskan, langkah ini diambil untuk mengamankan area seluas kira-kira 20 hingga 30 meter persegi yang terdampak.
Artikel Terkait
Maduro Bantah Tuduhan Narkoba di Sidang New York Setelah Penangkapan Dramatis
Prabowo Ikut Nyanyi Lagu Daerah, Panggung Natal Nasional 2025 Semarak
Misteri Dentuman dan Cahaya Merah Gegerkan Warga Puncak
Prabowo Sindir Pakar Podcast: Analisis Konflik Internal Saya Cuma Karangan