Hujan deras yang mengguyur Jakarta Barat pada Jumat malam lalu ternyata membawa dampak serius. Sekitar pukul tujuh lebih, tanah di Jalan H Jafar, Kembangan Selatan, tiba-tiba bergerak. Longsoran itu menganga tepat di depan rumah warga, mengikis bibir Kali Angke yang ada di belakangnya.
Untungnya, tak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa itu. "Nihil korban jiwa," tegas Kapusdatin BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, saat dikonfirmasi di Jakarta malam itu. Menurut Yohan, penyebabnya jelas: erosi tanah di aliran Angke Hulu yang tergerus oleh hujan.
Merespons kejadian ini, Pemkot Jakarta Barat langsung bergerak. Mereka memilih bronjong, struktur penahan dari kawat berisi batu, sebagai solusi sementara. Tujuannya sederhana tapi krusial: mencegah erosi lebih parah dan longsor susulan yang bisa lebih berbahaya.
"Kami tangani sementara dengan bronjongan," ujar Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.
Ia menjelaskan, langkah ini diambil untuk mengamankan area seluas kira-kira 20 hingga 30 meter persegi yang terdampak.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Hormati Penolakan Jaksa, Siapkan Duplik Balas Replik
Prosedur dan Biaya Resmi Penggantian STNK Hilang di Samsat
Kecelakaan Beruntun di Jalur Purworejo-Magelang Tewaskan Satu Pengendara Motor
Metode 50:30:20, Panduan Awal Atur Gaji agar Tak Cepat Habis