Suasana hening dan khusyuk menyelimuti peringatan Wafat Yesus Kristus atau Jumat Agung di seluruh Sumatera Selatan. Ribuan umat Kristen menjalankan ibadah dengan tenang, didukung oleh pengamanan yang terlihat di mana-mana. Tokoh-tokoh agama dari berbagai daerah pun tak sungkan mengucapkan terima kasih pada personel kepolisian yang berjaga.
Strategi yang dijalankan Polda Sumsel di bawah Kapolda Irjen Sandi Nugroho ternyata cukup efektif. Pengamanan tidak cuma fokus di Palembang, tapi benar-benar merata hingga ke pelosok wilayah hukum mereka. Menurut data yang ada, sebanyak 2.671 personel gabungan terdiri dari Polri dan TNI diterjunkan untuk mengawal ibadah di 404 gereja se-provinsi.
Di Kota Palembang sendiri, rasa aman itu sangat nyata. Pdt. E. Manurung Nababan dari HKBP Palembang secara khusus menyampaikan apresiasinya.
"Atas nama jemaat, kami ucapkan terima kasih atas pelayanan dan pengamanan hari ini. Ibadah berjalan aman, tertib, dan khidmat. Tuhan memberkati Polri," ungkapnya, Jumat (3/4/2026).
Suara senada datang dari Gereja Katedral Santa Maria. Edmond, Ketua Panitia Paskah 2026 di sana, juga merasakan dukungan optimal dari kepolisian. Bahkan Kapolrestabes Palembang, Sonny Mahar Budi Adityawan, turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan semuanya lancar.
Di luar ibu kota, langkah proaktif polisi memberi dampak psikologis yang positif. Seperti yang dirasakan umat di Musi Rawas. Romo Andreas Suko A.W., SCJ dari Paroki Santa Maria Tugumulyo mengaku sangat bersyukur.
"Kami apresiasi kunjungan dan perhatian dari Polres Musi Rawas. Kehadiran mereka bikin umat jadi tenang dan nyaman beribadah," katanya.
Dari Tanjung Enim, Pastor RD. Suprapto dari Gereja Katolik Santo Yosep juga punya testimoni hangat. Ia mengapresiasi Kapolda dan Kapolres beserta jajarannya yang menugaskan personel di lokasi mereka. "Perayaan bisa berlangsung dengan tenang. Semoga Polri semakin dicintai masyarakat," tuturnya.
Apresiasi serupa bergema dari Lahat. Romo Damian mewakili Paroki Santa Maria Lahat dan Daniel Wiyatno dari Majelis Gereja Kalvari, secara kompak berterima kasih atas keaktifan polres setempat.
"Berkat dukungan mereka, seluruh rangkaian Paskah tahun ini berjalan aman dan lancar," tegas Romo Damian.
Menyambut berbagai pujian itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu'min Wijaya, menyebutnya sebagai indikator keberhasilan sekaligus motivasi.
"Ini bukan tugas rutin belaka. Ini komitmen nyata Polri untuk menjaga kebebasan beragama dan keamanan," ujarnya.
Ia menegaskan, kunci utamanya adalah sinergi. Kolaborasi antara TNI, Polri, pemda, dan masyarakatlah yang membuat Sumsel tetap kondusif di momen-momen seperti ini.
Artikel Terkait
Dua Pria Divonis 15 dan 12 Tahun Penjara karena Rencanakan Serangan Teror di Konser Taylor Swift di Austria
Prabowo Lakukan Diplomasi Ofensif ke Eropa, Konversi Nikel dan Posisi Geopolitik Jadi Investasi & Benteng Keamanan
PSG vs Arsenal di Final Liga Champions, Legenda Arsenal Pires Prediksi Kemenangan The Gunners
Jadwal Salat Makassar 29 Mei 2026: Imsak Pukul 04:34, Subuh 04:44, hingga Isya 19:11 Wita