Hal ini buntut dari terungkapnya skandal berupa manipulasi hasil tes keselamatan untuk pengajuan izin pada pertengahan tahun ini.
Daihatsu Motors mengaku curang pada desain pintu dan pengecohan uji tabrak samping.
Terbaru, melansir Japan Times, Daihatsu terlibat dalam 174 insiden penipuan terbaru yang mencakup 25 kategori pengujian kendaraan di Jepang.
Tercatat, ada 64 model yang terkena dampak dari skandal terbaru ini. Termasuk beberapa model yang diproduksi di Indonesia.
Diberitakan Antara pada 26 Desember 2023, Daihatsu Motor telah mengumumkan penangguhan distribusi semua mobilnya secara global untuk sementara waktu.
Masa penangguhan bakal berlangsung sampai periode akhir Januari. Akibatnya, keputusan ini diprediksi berdampak langsung pada lebih dari 8.000 pemasok dan perusahaan induknya, Toyota Motor Corp.
Sejumlah model mobil terdampak oleh skandal ini, termasuk beberapa yang populer di Indonesia. Salah satu model yang tercatat dalam skandal ini yaitu tipe Avanza.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bicaranetwork.com
Artikel Terkait
Pinjol Tembus Rp 94,85 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Rentan Gagal Bayar
Trump Panggil Raksasa Minyak, Tawarkan Venezuela dengan Garansi 100 Miliar Dolar
MIND ID dan Pertamina Pacu Hilirisasi Batu Bara untuk Tekan Impor LPG
Bencana Akhir Tahun: 189 Ribu Rumah Rusak di Aceh hingga Sumatera