Dana hasil IPO itu rencananya akan dipakai untuk ekspansi bisnis dan memperkuat operasional. WBSA sendiri bergerak di jasa logistik terintegrasi, mencakup banyak hal dari angkutan darat, freight forwarding, sampai pergudangan.
Melihat prospektusnya, prospek usaha mereka dinilai cukup cerah. Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, ditambah dengan geliat perdagangan dan hilirisasi, menjadi angin segar. Belum lagi tren efisiensi rantai pasok yang kian menjadi perhatian. Dengan layanan terintegrasi, emiten seperti WBSA punya nilai jual lebih untuk merebut pasar.
Secara keseluruhan, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) ditutup menguat 1,18 persen ke 1.899.313 pada pukul 15.19 WIB. Tapi hati-hati. Pelaku pasar diingatkan untuk waspada terhadap volatilitas jangka pendek, apalagi melihat lonjakan harga yang terjadi begitu cepat belakangan ini.
Di sisi lain, sentimen dari luar negeri juga membantu. Membaiknya kondisi geopolitik global mendorong investor untuk kembali berani mengambil risiko, setelah sebelumnya sempat didera tekanan koreksi. Suasana pasar pun terasa lebih hangat.
Artikel Terkait
ARNA Bagikan Dividen Rp330 Miliar, Yield Capai 8,4%
Cimory Bagikan Dividen Rp1,59 Triliun dari Laba Bersih Rp2,03 Triliun
IHSG Melonjak 2,07%, Sentimen Beli Dominasi Pasar Saham
Harga CPO Melemah Meski Stok Turun, Pasar Khawatir Produksi Lampaui Permintaan