Transaksi QRIS di Luar Negeri Tumbuh 28%, ALTO Tambah 3 Negara Mitra Baru

- Jumat, 10 April 2026 | 19:00 WIB
Transaksi QRIS di Luar Negeri Tumbuh 28%, ALTO Tambah 3 Negara Mitra Baru

Pertumbuhan transaksi QRIS di luar negeri ternyata cukup menggembirakan. Setidaknya, itulah yang terlihat dari data PT ALTO Network, salah satu penyedia layanan switching. Di kuartal pertama tahun 2026, mereka mencatat kenaikan transaksi QRIS cross-border sebesar 28 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

CEO ALTO Network, Gretel Griselda, mengonfirmasi angka ini pada Kamis lalu, 10 April 2026.

"Produk QRIS cross-border ini memang masih baru. Kalau dilihat dari angka nasional secara absolut, mungkin belum terlalu besar. Tapi, khusus di jaringan kami, pertumbuhannya mencapai 28 persen," jelas Gretel.

Memang, angka itu masih kalah jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan transaksi QRIS dalam negeri. Namun begitu, kenaikan ini tetap patut disimak. Ia menunjukkan ada minat, sekecil apa pun, dari masyarakat Indonesia untuk mencoba fasilitas pembayaran lintas negara ini saat mereka traveling.

Fasilitas itu sendiri kini makin luas. ALTO Network baru saja menambah tiga negara mitra baru: Jepang, China, dan Korea Selatan. Ekspansi ini mengikuti kesepakatan yang sudah dijalin oleh Bank Indonesia dengan otoritas setempat. Beberapa warga Indonesia yang sedang berada di negara-negara tersebut pun mulai mencoba. Hasilnya? Sistem ini bisa dipakai, meski mungkin belum sepenuhnya sempurna.

Di balik cerita pertumbuhan itu, tantangan nyata masih menghadang. Rangga Wiseno, Chief Business Officer ALTO Network, paham betul mengapa adaptasi QRIS lintas negara belum bisa dibilang masif.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar