Soal kinerja operasional, WOM Finance sebenarnya masih menunjukkan geliat. Hingga akhir Desember 2025, penyaluran pembiayaan baru mereka tumbuh 9,35% menjadi Rp5,94 triliun. Aset perusahaan pun ikut membesar 6,08% menjadi Rp7,37 triliun.
Direktur WOM Finance, Cincin Lisa Hadi, memaparkan lebih detail. Ia menekankan bahwa di balik ekspansi tersebut, perusahaan tetap menjaga kualitas portofolio dengan ketat.
Rasio kredit bermasalah (NPF) gross mereka bertengger di 2,17%, sementara NPF net hanya 0,95%. Angka yang relatif terjaga, sih.
Nah, buat yang mau catat, ini jadwal penting pembagian dividen WOMF: Cum date di pasar reguler jatuh pada 8 April 2026, ex date-nya sehari setelahnya. Sedangkan untuk pasar tunai, cum date-nya 10 April dan ex date-nya 13 April. Pembayaran dividennya sendiri baru akan dilakukan pada 4 Mei 2026. Jadi, tunggu saja dananya mengalir.
Artikel Terkait
WBSA Jadi Emiten IPO Pertama 2026, Harga Saham Perdana Rp168
ADRO Tingkatkan Anggaran Buyback Saham Jadi Rp 5 Triliun
WIKA Catat Kerugian Rp9,75 Triliun di 2025 Meski Raih Kontrak Baru Rp17,46 Triliun
OJK dan BEI Rampungkan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal