Kabut tipis masih menyelimuti pagi di Dusun Pante Geulima, tapi itu tak menyurutkan langkah warga. Mereka sudah berkumpul, cangkul dan sekop di tangan, siap melanjutkan kerja bakti besar-besaran. Pasca bencana, Desa Meunasah Lhok di Pidie Jaya ini memang masih berjuang. Namun, yang paling mencolok justru semangat kebersamaan yang mengeras jadi tenaga utama pemulihan.
Upaya gotong royong ini bukan sekadar gerakan spontan. Ia menjadi fondasi penting, kunci untuk memasuki fase rehabilitasi yang lebih berat. Fase itu sendiri sedang digenjot oleh Satgas PRR Pascabencana Sumatera. Tapi, menurut sejumlah warga, semua rencana itu akan percuma tanpa aksi nyata di lapangan.
Dukungan ternyata mengalir dari mana-mana. Tak cuma dari tetangga sebelah rumah, tapi juga dari saudara-saudara mereka yang merantau. Mereka menyumbang dana dari jauh, ikut membantu menyewa truk dan alat berat. Sinergi semacam ini, kata Ahlul Fikri salah seorang warga, adalah kekuatan sebenarnya.
Ujarnya lewat keterangan tertulis, Jumat lalu.
tambah Fikri.
Artikel Terkait
Polres Bogor Gerebek Delapan Titik Pengoplosan Gas Elpiji Bersubsidi, Sita Ratusan Tabung
KPK Periksa Sejumlah PIHK Pekan Depan, Pengembangan Kasus Korupsi Kuota Haji
Dosen Laporkan Mahasiswa ke Polisi Diduga Rekam di Toilet Kampus
Analisis: Daya Tarik K-Pop Terletak pada Energi Tinggi dan Koreografi Kompleks