Dukungan yang dimaksud mencakup banyak hal: kesiapan servis, ketersediaan suku cadang, hingga pendampingan teknis untuk wilayah Manado dan sekitarnya. Dengan kata lain, mereka ingin pelanggan merasa didampingi, bukan sekadar membeli alat.
Kehadiran cabang di Manado ini juga punya arti khusus dari sisi geografis. Sebelumnya, Kobexindo sudah ada di Makassar. Kini, dengan titik layanan di utara, cakupan mereka jadi lebih merata membentang dari Sulawesi Selatan dan Tenggara, hingga ke Sulawesi Utara. Jaringannya menguat.
Alhasil, dukungan untuk proyek-proyek pelanggan di seluruh pulau dipastikan bisa lebih cepat dan efisien. Ini penting, mengingat Sulawesi dinilai punya potensi sumber daya alam dan pembangunan infrastruktur yang masih akan terus berkembang ke depan.
“Ini berarti dukungan teknis yang lebih dekat, respons yang lebih cepat, dan solusi alat berat yang lebih sesuai dengan kebutuhan proyek pelanggan. Langkah ini memperkuat posisi Kobexindo sebagai mitra strategis pertumbuhan industri di Indonesia Timur,” pungkas Andry.
Jadi, dengan dua cabang yang saling melengkapi di Sulawesi, Kobexindo bertekad memperluas jangkauan layanan secara terintegrasi. Mereka tak cuma melihat pasar, tapi juga ingin menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Laba Bersih PGN Anjlok 36,5% Meski Pendapatan Naik 4,9%
Garuda Indonesia Turun Peringkat ke Bintang 4, Janjikan Transformasi Layanan
Wall Street Anjlok Diterjang Data Buruk dan Ancaman Perang di Timur Tengah
Pemerintah Siapkan Bansos dan Diskon Transportasi untuk Jaga Daya Beli Jelang Lebaran 2026