JAKARTA – Menjelang Lebaran 2026, pemerintah tak main-main dalam menyiapkan stimulus. Airlangga Hartarto, sang Menko Perekonomian, mengungkap sederet langkah konkret untuk menjaga laju ekonomi di triwulan pertama tahun ini. Intinya, daya beli masyarakat harus tetap terjaga.
Di acara Opening Ceremony BINA Lebaran 2026 di Senayan City Mall, Jumat (6/3), Airlangga membeberkan detailnya. Salah satu andalan adalah bantuan sosial. Rencananya, 35 juta keluarga penerima manfaat akan dapat beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter per bulan. Bantuan ini akan mengalir selama dua bulan berturut-turut.
Angka itu tentu tidak kecil. Tapi pemerintah rupanya punya lebih dari sekadar bansos. Mereka juga menggenjot mobilitas masyarakat dengan diskon tarif transportasi. Rata-rata potongan harganya mencapai 30 persen. Khusus untuk pesawat, diskonnya sedikit berbeda, yakni sekitar 17 sampai 18 persen untuk kelas ekonomi.
Nah, agar diskon transportasi ini benar-benar dimanfaatkan, kebijakan work from anywhere (WFA) juga didorong. Harapannya, orang bisa pulang kampung atau jalan-jalan dengan biaya lebih terjangkau, sekaligus menggerakkan ekonomi di daerah tujuan.
Artikel Terkait
Garuda Indonesia Turun Peringkat ke Bintang 4, Janjikan Transformasi Layanan
Wall Street Anjlok Diterjang Data Buruk dan Ancaman Perang di Timur Tengah
Danantara Tunjuk Dua Perusahaan China Kelola Proyek Sampah Jadi Listrik di Bekasi dan Denpasar
Kobexindo Buka Cabang di Manado untuk Dongkrak Pasar Alat Berat Indonesia Timur