S&P DJI Lanjutkan Rebalancing Indeks di Indonesia, Pantau Perkembangan Regulasi BEI

- Senin, 16 Februari 2026 | 18:35 WIB
S&P DJI Lanjutkan Rebalancing Indeks di Indonesia, Pantau Perkembangan Regulasi BEI

Di tengah keributan soal transparansi kepemilikan saham di pasar modal Indonesia, S&P Dow Jones Indices (DJI) mengambil langkah yang berbeda. Mereka memastikan akan melanjutkan proses penyesuaian kuartalan atau rebalancing pada Maret 2026. Ini berdasarkan prosedur standar metodologi mereka saat ini.

Namun begitu, lembaga penyedia indeks itu juga menyatakan sedang memantau perkembangan. Mereka mengawasi, termasuk pedoman baru yang dikeluarkan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pernyataan ini dilansir Business Times, Senin (16/2/2026).

Keputusan S&P ini menarik. Pasalnya, dua pesaing utamanya, MSCI dan FTSE Russell, justru memilih untuk menunda atau meningkatkan pengawasan terhadap Indonesia. Kekhawatiran mereka sama: soal kepemilikan saham yang dianggap tidak transparan. Masalahnya, ketidakjelasan ini bisa membuat porsi free float terlihat lebih gede dari yang sebenarnya. Free float itu sendiri adalah jumlah saham yang benar-benar beredar dan bisa diperdagangkan publik.

Analis Aletheia Capital, Nirgunan Tiruchelvam, punya pandangan menarik soal langkah S&P ini.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar