Kemudian, jumlah tersebut dikurangkan dengan beban pokok penjualan dan pendapatan yang nilainya sebesar Rp8,8 triliun.
Hasil pengurangan tersebut merupakan jumlah laba kotor INTP yang nilainya sebesar Rp4 triliun.
Sementara itu, jumlah tersebut kembali dikurangi dengan beberapa beban termasuk pajak, diketahui jumlah laba bersih perusahaan sebesar Rp1,2 triliun.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan besaran laba bersih perseroan tahun lalu yang hanya menyentuh angka Rp946,8 miliar.
Alami peningkatan jumlah laba bersih, diketahui jumlah utang perseroan alami penurunan.
Jumlah utang jangka pendek PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk mencapai Rp4,2 triliun.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: innalar.com
Artikel Terkait
Pemulihan SPBU Aceh Tembus 97 Persen Pascabencana
Di Balik Kenaikan IHSG, Sepuluh Saham Ini Justru Terjun Bebas
BEI Dibanjiri Emisi Baru, IHSG Nyaris Sentuh 9.000 di Awal 2026
Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Tak Ada Kelangkaan