BANDUNG – Udara di Kota Kembang terasa sedikit lebih panas menjelang akhir pekan. Bukan cuma karena cuaca, tapi juga menyambut duel panas Persib kontra Persija, Minggu besok. Di tengah hiruk-pikuk itu, sang kapten Maung Bandung, Marc Klok, justru berbicara tentang satu hal: sakit hati. Ya, topik itu selalu melekat padanya, terutama karena masa lalunya bersama sang lawan.
Laga pekan ke-17 Super League 2025-2026 ini bakal digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Kick-off jam setengah empat sore. Tapi, jauh sebelum bola menggelinding, sorotan sudah tertuju pada Klok. Bagi sebagian pendukung Persija, dia masih dianggap pengkhianat sejak hengkang pada 2021. Bahkan, ada yang menyamakan kepindahannya dengan drama Luis Figo dulu, saat pindah dari Barcelona ke Real Madrid.
Klok sendiri mencoba memandangnya dengan kepala dingin. Bagi dia, kepindahan itu cuma bagian dari lika-liku karier pesepakbola. Yang dia ingat justru kenangan manis di Persija, terutama saat mempersembahkan trofi Piala Menpora 2021. Ironisnya, gelar itu diraih justru setelah mengalahkan Persib di partai puncak.
Artikel Terkait
Departemen Keuangan Siap Ganti Rugi Tarif Trump, Tapi Prosesnya Bisa Tahan Bertahun-tahun
JPMorgan Siap Hidupkan Kembali Kantor Caracas, Menyambut Era Baru Minyak Venezuela
Anggaran Aceh Tak Dipangkas, Prabowo Beri Lampu Hijau di Tengah Bencana
Medvedev Peringatkan Eropa dengan Video Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina