Geliat pariwisata Batam di penghujung 2025 benar-benar terasa. Kunjungan wisatawan asingnya melonjak, dan itu bukan angin lalu. Data BPS menunjukkan, di kuartal terakhir tahun itu, lebih dari 460 ribu wisman tercatat datang. Tren bulanannya pun stabil, selalu berada di kisaran 140 hingga 160 ribu orang. Nah, lonjakan ini bukan cuma sekadar angka. Ia jadi sinyal kuat: kebutuhan akan kawasan komersial yang mumpuni untuk menampung arus pengunjung ini semakin mendesak.
Ardiwinata, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, melihat tren ini sebagai sesuatu yang positif. Menurutnya, ini jelas menunjukkan daya tarik Batam yang kian menguat.
“Tren kunjungan sudah stabil dan terus meningkat. Ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” ujarnya.
Di sisi lain, para pengembang punya cara pandang sendiri. Francesca, Direktur Tana Group, menegaskan bahwa pola konsumsi masyarakat sudah berubah. Kini, orang tidak lagi sekadar datang untuk bertransaksi. Mereka mencari pengalaman, ingin berinteraksi, dan menghabiskan waktu lebih lama di satu tempat. Artinya, ruang usaha pun harus beradaptasi. Ia tak bisa lagi berdiri sendiri, tapi harus terintegrasi dalam sebuah ekosistem yang hidup.
“Kami merancang AURUM bukan sebagai proyek jangka pendek, tetapi sebagai kawasan yang akan terus hidup dan berkembang. SOBIZ hadir bukan hanya sebagai tempat usaha, melainkan sebagai bagian dari ekosistem yang dirancang untuk menciptakan traffic, memperkuat bisnis, dan memberikan nilai investasi yang berkelanjutan,” tambah Francesca.
Nah, sebagai jawabannya, Tana Group meluncurkan SOBIZ di kawasan AURUM. Konsepnya mereka sebut 24/7 Urban Hub. Intinya, bisnis, gaya hidup, dan rekreasi disatukan dalam satu lingkungan yang aktif sepanjang hari. Ini jelas berbeda jauh dengan ruko konvensional yang biasanya terpencil, jam operasinya terbatas, dan nilai investasinya cenderung stagnan karena minim diferensiasi.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Pegawai Bea Cukai sebagai Tersangka Baru Kasus Suap
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Terkait Kasus Suap Impor
Mantan Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 9 Tahun Penjara atas Kasus Korupsi Minyak Rugikan Negara Rp285 Triliun
Dua Siswa SMA Semarang Raih Emas ISPO dengan Obat Antidiabetes dari Biji Gayam