Pindah ke Persib, bagi Klok, seperti menemukan rumah baru. Tempat yang harus dia hormati sepenuhnya. Meski begitu, dia mengaku masih kerap mendapat cacian dari orang-orang yang merasa dikhianati, terutama jika penampilannya buruk atau hasil tim tak memuaskan.
Di sisi lain, sebagai pemain Timnas, targetnya jelas: tiga poin. Klok mengaku sudah memberi tahu rekan-rekan setimnya, terutama yang baru bergabung, tentang betapa besarnya arti laga ini. Dia bilang, mereka sebenarnya sudah bisa merasakan gegap gempitanya lewat media sosial.
Semua sudah siap. Tinggal menunggu waktu. Di GBLA nanti, sorak-sorai, tensi tinggi, dan sejarah baru akan ditulis. Dan Marc Klok, dengan segala beban masa lalunya, akan berada di tengah pusaran itu semua.
Artikel Terkait
Timnas U-17 Hadapi Timor Leste di Pembuka Piala AFF, Tekanan Tinggi Usai Catatan Buruk
KAI Daop 1 Jakarta Tegas Akan Tindak Pelaku Buang Sampah Sembarangan di Stasiun
Kebijakan WFH ASN Turunkan Jumlah Penumpang LRT Jabodebek 10 Persen
Arbeloa Tegaskan Real Madrid Tak Akan Menyerah di Pengejaran Gelar La Liga