JAKARTA Kabar baik buat para pelanggan listrik. PT PLN (Persero) baru saja memastikan bahwa tarif listrik untuk semua golongan, mulai dari rumah tangga hingga industri, tidak akan naik pada periode 13 sampai 18 April 2026. Kebijakan ini mengacu pada ketentuan yang sudah ditetapkan untuk Triwulan II tahun itu, yaitu April hingga Juni.
Artinya, masyarakat bisa bernapas lega. Tak perlu khawatir ada penyesuaian harga yang bakal membebani pengeluaran bulanan. Listrik tetap bisa dipakai dengan lebih tenang.
Menurut pernyataan resminya, PLN bertekad menjaga stabilitas tarif. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Tujuannya jelas: mendukung daya beli masyarakat dan menjaga agar roda perekonomian nasional tetap berputar lancar.
Di sisi lain, situasi global memang sedang tidak pasti. Geopolitik dunia terus bergolak, menciptakan dinamika yang kerap mempengaruhi harga-harga komoditas. Namun begitu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan kesiapan perusahaan untuk menjalankan kebijakan pemerintah ini.
“Di tengah kondisi geopolitik global yang dinamis, kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang tetap menjaga stabilitas tarif listrik pada Triwulan II 2026,” ujar Darmawan.
Dia menambahkan, kebijakan ini memberikan kepastian yang sangat dibutuhkan, baik bagi masyarakat biasa maupun pelaku usaha. “Ini menunjukkan kehadiran negara dalam menjaga daya beli dan daya saing nasional,” katanya.
Sebagai tulang punggung ketenagalistrikan di Indonesia, komitmen PLN tidak main-main. Darmawan menegaskan, perusahaan akan terus memastikan keandalan pasokan listrik dari hulu ke hilir. Layanan optimal di seluruh penjuru negeri menjadi prioritas.
“PLN siap mendukung penuh kebijakan Pemerintah dengan terus menjaga keandalan sistem dan memperluas akses listrik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” tambahnya. Upaya peningkatan efisiensi operasional juga akan terus digenjot.
Nah, untuk rincian angka pastinya, masyarakat bisa merujuk ke pengumuman resmi di akun Instagram @pln_id. Di sana terpampang detail tarif listrik per kWh untuk Triwulan II 2026, yang berlaku bagi semua golongan pelanggan.
Penulis: Dian Nita | Editor: Gading Persada
Sumber: Kompas TV
Artikel Terkait
PAN: Genggaman Tangan Prabowo-Megawati Cermin Hubungan Sehat Antar Pemimpin Bangsa
Tim Jibom Temukan Granat Nanas dan Proyektil Modifikasi saat Sterilisasi Lokasi Ledakan di Biak
Iran Hancurkan 20 Fasilitas Militer AS di Timur Tengah, Termasuk Sistem Rudal THAAD Senilai Miliaran Dolar
Wali Kota Bandung Desak Pemprov Jabar Tetapkan Status Darurat Sampah Pascamusim Libur