Di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi, kondisi fiskal dan moneter kita hingga akhir tahun 2025 ternyata cukup solid. Itulah inti dari paparan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa lalu.
Menurutnya, hasil asesmen KSSK menunjukkan semua indikator kunci fiskal, moneter, dan sektor keuangan dalam triwulan IV 2025 tetap terjaga. Pencapaian ini bukan datang tiba-tiba.
"Ini didukung oleh koordinasi dan sinergi kebijakan yang kuat antar-otoritas," ujar Purbaya.
Dia menyampaikan hal itu dari Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan.
Namun begitu, angin tidak selamanya berhembus searah. Purbaya mengakui, di awal tahun 2026 ini, gejolak di pasar keuangan global mulai terasa lagi. Pemicunya? Ketegangan geopolitik dan persoalan perdagangan yang belum reda.
Artikel Terkait
CBDK Catat Laba Bersih Rp1,36 Triliun, Melonjak 48% di 2025
BCA Bagikan Dividen Final Rp34,5 Triliun, Total 2025 Capai Rp41,4 Triliun
Wall Street Rebound Dihantui Data Campuran dan Ekspektasi Suku Bunga Tinggi
Persiapan Mudik Lebaran 2026: Ban Tepat Jadi Kunci Hemat Daya Mobil Listrik