Kakorlantas Ancam Tindak Tegas Truk Over Dimensi Selama Operasi Ketupat

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 03:35 WIB
Kakorlantas Ancam Tindak Tegas Truk Over Dimensi Selama Operasi Ketupat

Dari balik layar monitor di Command Center Jasa Marga, tampak jelas riuhnya arus kendaraan. Di tempat itulah, Sabtu (14/3) lalu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho dan Menhub Dudy Purwagandhi menyaksikan langsung situasi. Kunjungan mereka ke JMTC Jatiasih, Bekasi, bukan sekadar seremonial. Ada satu masalah yang masih mencolok: truk-truk berukuran jumbo atau over dimensi ternyata masih nekat melintas.

“Hasil monitoring Pak Menteri, Pak Dirut Jasa Marga, termasuk kami dari CCTV dengan teknologi, masih ada satu dua kendaraan yang over dimension masih melintasi,” ujar Irjen Agus.

Nada suaranya tegas. Ia menyebut, langkah sosialisasi akan digencarkan. Tapi, jika imbauan ternyata tak digubris, tindakan tegas siap menunggu. Para pengusaha angkutan logistik pun diharap menahan diri.

“Karena Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan, tentunya keselamatan dan kelancaran itu bagian ibadah yang kita harapkan. Jadi kami mengimbau untuk pelaku usaha, untuk angkutan logistik, agar yang over dimension atau sumbu tiga tidak beroperasi dulu,” jelasnya.

“Perintah Pak Menteri tindak tegas. Jadi kemungkinan bisa kami tilang, kemungkinan bisa kami keluarkan, kemungkinan kami kandangkan. Kita udah siap alternatif-alternatif itu,” tambah Agus tanpa basa-basi.

Operasi Ketupat tahun ini, menurutnya, jauh lebih dari sekadar menempatkan petugas di jalan. Ia menegaskan operasi ini sebagai wujud kehadiran negara untuk menjamin keamanan selama Ramadan hingga Idul Fitri dan Hari Nyepi. Tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ bukan sekadar slogan kosong.

“Operasi Ketupat bukan hanya di bidang lalu lintas, tetapi kami hadir, negara hadir untuk memastikan bahwa rangkaian kegiatan bulan suci Ramadan, termasuk Idul Fitri nanti, termasuk juga hari Nyepi harus aman dan kondusif,” tegas Irjen Agus.

Operasi yang berlangsung dua pekan, dari 13 hingga 25 Maret 2026 ini, juga mengusung pendekatan yang sedikit berbeda. Ada sentuhan humanis. Irjen Agus sendiri bahkan menyelipkan pesan keselamatan lewat sebuah lagu bertajuk ‘Mudik Tertib, Ojo Kesusu’. Sebuah cara yang mungkin lebih mudah diingat daripada sekadar spanduk peringatan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar