Menhan Sjafrie Tinjau Langsung Lahan Proyek Mobil Nasional di Subang, Target Produksi 50.000 Unit per Tahun

- Jumat, 12 Juni 2026 | 17:00 WIB
Menhan Sjafrie Tinjau Langsung Lahan Proyek Mobil Nasional di Subang, Target Produksi 50.000 Unit per Tahun

Proyek mobil nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto telah memasuki tahap awal pembangunan di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Lahan seluas 60 hektare telah disiapkan untuk menopang ambisi besar tersebut, dengan target kapasitas produksi perdana mencapai 50.000 unit kendaraan setiap tahunnya. Proyek ini diproyeksikan mampu menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja pada fase pertamanya.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung lokasi fasilitas manufaktur itu pada Rabu, 10 Juni 2026. Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan kawasan yang dinilai sebagai salah satu instalasi strategis nasional. Lebih dari sekadar pabrik perakitan, proyek ini diharapkan menjadi fondasi bagi kemandirian industri dan penguatan ekonomi Indonesia.

Dalam peninjauan itu, Sjafrie menerima paparan terperinci dari Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, mengenai rencana pengembangan kawasan industri otomotif terintegrasi. Purnawirawan jenderal asal Makassar itu menekankan nilai strategis dari pembangunan industri berbasis teknologi dan manufaktur bagi kemandirian bangsa.

“Pembangunan industri nasional berbasis teknologi dan manufaktur memiliki nilai strategis bagi kemandirian bangsa,” ujar Sjafrie dalam rilis resmi Kementerian Pertahanan, Jumat, 12 Juni lalu.

Menurutnya, proyek mobil nasional yang dikembangkan oleh PT Pindad merupakan bagian integral dari upaya membangun fondasi ekonomi yang tangguh. Hal ini mencakup penguasaan teknologi, peningkatan daya saing industri, serta pengembangan sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.

Meskipun tahap awal difokuskan pada lahan seluas 60 hektare, kawasan ini direncanakan akan berkembang menjadi ekosistem manufaktur terintegrasi yang jauh lebih besar. Dalam jangka panjang, area tersebut akan diperluas hingga 539 hektare dengan kapasitas produksi mencapai 300.000 unit kendaraan per tahun.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, Menteri Pertahanan memeriksa sejumlah lokasi yang akan dijadikan fasilitas utama produksi. Beberapa di antaranya adalah pusat rekayasa kendaraan, fasilitas pengujian, serta berbagai sarana pendukung lainnya yang telah tertuang dalam masterplan pengembangan kawasan.

Proyek strategis ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian di wilayah Subang. Pertumbuhan investasi dan munculnya ekosistem industri pendukung menjadi dampak langsung yang ditargetkan dari realisasi proyek tersebut.

Turut mendampingi Menteri Pertahanan dalam kunjungan itu sejumlah pejabat tinggi, antara lain Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan, serta Kepala Staf Kodam III/Siliwangi.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar