Harga Minyak Tembus US$100 per Barel, Impor dari AS Dihadang Waktu Tempuh 40 Hari

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 03:15 WIB
Harga Minyak Tembus US$100 per Barel, Impor dari AS Dihadang Waktu Tempuh 40 Hari

Harga minyak mentah dunia melonjak, bahkan menembus angka psikologis 100 dolar AS per barel. Pemicunya? Penutupan Selat Hormuz yang mencegat jalur pasokan global. Situasi ini tak lepas dari eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan AS-Israel yang sudah berjalan dua pekan.

Di tengah gejolak itu, impor minyak dari Amerika Serikat muncul sebagai alternatif yang mungkin. Apalagi, Indonesia dan AS punya perjanjian jual beli senilai fantastis, 15 miliar dolar AS. Tapi, jangan dulu berharap mulus. Rupanya, mengimpor dari Negeri Paman Sam punya tantangan tersendiri, terutama soal waktu tempuh.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui, selama ini Indonesia lebih banyak bergantung pada pasokan dari Timur Tengah. Impor dari AS? Jumlahnya tak seberapa, salah satunya karena pertimbangan jarak yang jauh.

Ujarnya dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar