Suasana keakraban menyelimuti Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026) dini hari, saat ribuan warga dan anggota Polri duduk berdampingan menyaksikan pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026 antara Meksiko melawan Afrika Selatan. Momen tersebut merupakan bagian dari rangkaian nonton bareng (nobar) yang digelar serentak oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia di Markas Besar, Kepolisian Daerah, hingga jajaran Kepolisian Sektor di seluruh tanah air.
Sebanyak 1.030 peserta memadati lokasi nobar yang bertajuk “Nonton Bareng Pildun 2026: Bola Gembira Polri untuk Masyarakat”. Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari komunitas ojek daring, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, mitra Polri, hingga masyarakat umum. Acara yang dimulai pukul 01.30 WIB itu juga dimeriahkan dengan aneka doorprize dan kuis berhadiah.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menjadikan nobar sebagai ruang kebersamaan antara institusi kepolisian dan warga dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80. Di sisi lain, program ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menggratiskan tayangan Piala Dunia 2026, dengan tujuan menghadirkan hiburan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa biaya.
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa kebijakan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, institusi kepolisian membuka ruang interaksi yang lebih dekat, hangat, dan humanis antara anggota dan warga.
“Momen yang sangat spesial karena kita dapat menyaksikan bersama pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026. Melalui kegiatan nobar gratis yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Polri ingin menghadirkan kegembiraan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Dedi.
Rangkaian nobar Piala Dunia 2026 menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026. Dedi menjelaskan bahwa tema kegiatan ini mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir, melayani, dan membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang inklusif dan bermanfaat.
Lebih dari sekadar hiburan bagi pencinta sepak bola, kegiatan ini juga menjadi media untuk membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan. Dedi berharap semangat kebersamaan yang terbangun dapat menghidupkan kembali budaya gotong royong, mempererat hubungan antarwarga, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Mendorong semakin aktifnya kegiatan siskamling dan pos ronda sebagai upaya pencegahan kejahatan jalanan,” katanya.
Artikel Terkait
Pindad Ungkap Sunroof MV3 Garuda Limousine Ditambahkan Mendadak Tiga Hari Sebelum Pelantikan Prabowo
Bapanas dan Peternak Sepakati Harga Ayam Hidup Rp17.000–Rp17.500 per Kilogram, Target Pulih ke Rp19.500
Harga Pangan Nasional Mulai Terkoreksi, Cabai Rawit Hijau Turun Hingga 8,76 Persen
Putri Mahkota Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Setelah Tiga Tahun Koma, Picu Ketidakpastian Suksesi Takhta