Sebuah pesawat tanker KC-135 milik Amerika Serikat jatuh di kawasan Timur Tengah yang sedang memanas. Tak hanya itu, kapal induk USS Gerald R Ford juga dilaporkan mengalami kerusakan. Namun begitu, pihak AS dengan tegas membantah bahwa kedua insiden ini ada kaitannya dengan serangan dari Iran.
Menurut sejumlah saksi, kecelakaan udara itu diduga melibatkan dua pesawat. Dugaan sementara, mereka mungkin bertabrakan atau melakukan manuver yang terlalu berisiko. Pesawat kedua yang terlibat disebut-sebut berhasil mendarat dengan selamat. Situasi di lapangan memang masih simpang siur.
Komando Pusat AS, yang mengawasi operasi di wilayah tersebut, telah mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka mengonfirmasi hilangnya pesawat pengisian bahan bakar itu.
"Komando Pusat AS mengetahui hilangnya pesawat pengisian bahan bakar KC-135 AS," bunyi pernyataan itu.
Artikel Terkait
Abu Janda Diperintahkan Keluar Studio Usai Debat Sengit Soal Palestina
Polda Bali Luncurkan Website dan Command Center Cakrawasi untuk Awasi Warga Asing
Kakorlantas Ancam Tindak Tegas Truk Over Dimensi Selama Operasi Ketupat
Pemerintah Ingatkan Kolaborasi Daerah Kunci Cegah Ulangan Krisis Polusi Jakarta 2023