Dua orang anak baru gede (ABG) diamankan polisi setelah diduga melakukan perundungan terhadap seorang bocah berusia enam tahun hingga korban tersetrum listrik di Taman Kramat, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa yang menggemparkan warga sekitar itu terjadi pada Minggu, 7 Juni lalu, dan kini tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengungkapkan bahwa salah satu pelaku yang masih di bawah umur telah dikembalikan kepada orang tuanya. Meski demikian, proses hukum terhadap yang bersangkutan tetap berjalan. “Satu dikembalikan ke orang tuanya tapi tetap laporan,” ujarnya saat dihubungi pada Jumat, 12 Juni 2026.
Sementara itu, satu pelaku lainnya yang sudah berstatus dewasa langsung ditahan. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap peran dan motif masing-masing pelaku dalam insiden tersebut. “Satu ditahan,” kata Erlyn singkat.
Kasat PPA-PPO Polres Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia, menjelaskan bahwa korban dan para pelaku sebenarnya saling mengenal. Mereka adalah teman bermain dan tinggal sebagai tetangga dalam satu lingkungan rukun warga. “Memang sudah ada banyak anak-anak di situ. Yang terduga pelaku ini rumahnya berdekatan, tidak jauh, paling satu RW lah sama keluarga korban. Jadi memang mereka teman main,” kata Rita kepada wartawan pada Jumat, 12 Juni.
Menurut keterangan Rita, peristiwa berawal saat korban dan kedua pelaku bermain bersama di taman tersebut. Kedua terduga pelaku kemudian mengangkat tubuh korban, lalu mengayun-ayunkannya ke arah tiang listrik yang berada di lokasi. “Akhirnya mungkin memang sudah punya niat itu, dia dipegang tangan-tangannya sama kaki-kakinya, terus kayak diayun-ayunkan, sampai kakinya itu dikangkangkan dan dimasukkan ke tiang di tengah-tengah,” jelasnya.
Setelah itu, salah satu pelaku menempelkan kaki korban ke tiang listrik. Diduga kuat korban langsung tersetrum dan jatuh pingsan. “Ujung kakinya sepertinya kayak ditaruh di tiang itu. Makanya kita ingin tahu, kalau dia begitu berarti dia kayak sudah tahu bahwa tiang itu ada listriknya. Korban lalu pingsan,” tambah Rita.
Melihat korban pingsan, para pelaku panik. Salah satu dari mereka segera menarik korban menjauh dari tiang listrik dan membawanya pulang ke rumah korban. “Mereka panik, akhirnya terduga pelaku itu menarik anak ini jauh dari tiang, jatuh dari tiang. Terus karena pingsan, terduga pelaku ini membawa pulang ke rumahnya korban. Korban ini dibawa pulang sama pelaku,” pungkas Rita.
Artikel Terkait
Polda Jateng Bedah Rumah Korban Kebakaran di Semarang Jelang Hari Bhayangkara ke-80
IRGC Gagalkan Kapal Tanker Minyak yang Coba Paksa Melintas di Selat Hormuz
Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Demokratis, Terbuka Terhadap Kritik
Bank Mandiri Resmi Jadi Bank Indonesia Pertama yang Terhubung Langsung ke Sistem Pembayaran CIPS China