Kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus, seorang aktivis KontraS, kini tengah diusut oleh Polri. Upaya penyelidikan difokuskan pada rekaman CCTV yang diharapkan bisa mengungkap wajah pelaku. Di sisi lain, polisi juga telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, mengonfirmasi hal itu pada Jumat (13/3/2026).
"Kami sedang mengumpulkan dan menganalisis berbagai alat bukti digital, termasuk rekaman CCTV. Prosesnya masih berjalan, tapi kami berharap identifikasi pelaku bisa segera dilakukan," ujar Isir.
Ia juga meminta dukungan doa dari publik untuk kelancaran penyelidikan.
Kejadian yang menggemparkan itu berlangsung di Jalan Talang, Jakarta Pusat, Kamis malam sebelumnya. Menurut informasi, Andrie baru saja selesai mengisi sebuah podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di Kantor YLBHI. Saat itulah, orang tak dikenal mendatanginya dan menyiram cairan keras.
Serangan itu berdampak serius. Kondisi Andrie cukup memprihatinkan. Dia mengalami luka bakar di tangan kanan dan kirinya, juga di bagian wajah, dada, serta mata. Begitu kejadian berlangsung, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.
Dimas Bagus Arya, Koordinator Badan Pekerja KontraS, memberikan keterangan lebih detail tentang kondisi rekannya.
"Dari hasil pemeriksaan medis, Andrie mengalami luka bakar seluas 24 persen," jelas Dimas melalui keterangan tertulis di hari yang sama.
Podcast yang diikuti Andrie disebutkan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB. Tidak lama setelah itu, insiden penyerangan terjadi. KontraS sendiri menilai keras aksi ini. Mereka melihatnya bukan sekadar kekerasan biasa, melainkan upaya sistematis untuk membungkam suara-suara kritis, terutama dari kalangan pembela HAM.
Penyelidikan terus berlanjut. Semua mata kini tertuju pada hasil analisis rekaman kamera pengawas dan keterangan saksi. Masyarakat pun menunggu, siapa dalang di balik aksi keji ini dan apa motif sebenarnya.
Artikel Terkait
KSPSI Desak Pemerintah Tunda Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan karena Ekonomi Pekerja Masih Tertekan
Trump Klaim Iran Minta Blokade Selat Hormuz Dicabut karena ‘Kondisi Runtuh’
Inaca: Penerbangan Kunci Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2029
KCIC Targetkan 30 Ribu Penumpang Harian Whoosh Tercapai pada 2028