Di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi, kondisi fiskal dan moneter kita hingga akhir tahun 2025 ternyata cukup solid. Itulah inti dari paparan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa lalu.
Menurutnya, hasil asesmen KSSK menunjukkan semua indikator kunci fiskal, moneter, dan sektor keuangan dalam triwulan IV 2025 tetap terjaga. Pencapaian ini bukan datang tiba-tiba.
"Ini didukung oleh koordinasi dan sinergi kebijakan yang kuat antar-otoritas," ujar Purbaya.
Dia menyampaikan hal itu dari Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan.
Namun begitu, angin tidak selamanya berhembus searah. Purbaya mengakui, di awal tahun 2026 ini, gejolak di pasar keuangan global mulai terasa lagi. Pemicunya? Ketegangan geopolitik dan persoalan perdagangan yang belum reda.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Tantang Investor: Tertawakan Saya, Tapi Jangan Lupa Investasi
Cincin Donat untuk Pejalan Kaki: MRT Jakarta Rancang Jembatan Melingkar di Dukuh Atas
Pertamina Usul Batasi Pembelian LPG 3 Kg Maksimal 10 Tabung per KK Mulai 2026
LPS Soroti Suku Bunga Simpanan yang Belum Turun Sesuai Sinyal Pasar