Serangan Rudal Iran Guncang Israel Tengah, Kerusakan Signifikan tapi Belum Ada Korban Jiwa

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:50 WIB
Serangan Rudal Iran Guncang Israel Tengah, Kerusakan Signifikan tapi Belum Ada Korban Jiwa

Ledakan kembali mengguncang Israel tengah. Iran, sekali lagi, melancarkan serangan rudal balasan yang meninggalkan jejak kerusakan di sejumlah lokasi. Suara dentuman keras terdengar, diikuti kepulan asap hitam tebal yang langsung memenuhi langit.

Dari pinggiran Tel Aviv, seorang wartawan AFP melaporkan asap itu membubung dari sebuah bangunan di dekat jalan raya. Situasinya kacau, tapi sejauh ini berita baiknya: belum ada korban jiwa yang dilaporkan. Petugas tanggap darurat Magen David Adom menyatakan mereka masih terus mencari dan memeriksa lokasi-lokasi yang dilaporkan terdampak.

Namun begitu, kerusakan fisik yang ditinggalkan serangan ini terbilang signifikan. Di Rishon LeZion, tak jauh dari Bandara Ben Gurion, sebuah rudal menghantam dan meninggalkan kawah cukup dalam di jalan perumahan. Atap sebuah mobil yang terparkir di dekatnya bahkan terlempar dan nyaris terkubur di tanah.

Kejadian serupa terjadi di kota Shoham, di mana sebuah rumah dilalap api. Petugas pemadam kebakaran terlihat berjibaku menyemprotkan air ke atap bangunan untuk mengendalikan kobaran api. Suasana mencekam jelas terasa di lokasi kejadian.

Jonathan Saksek, seorang petugas pemadam kebakaran sukarelawan asal Amerika, turut membantu di lokasi. Ia mengonfirmasi penyebab kebakaran tersebut.

"Kebakaran itu disebabkan oleh sebuah rudal dan pecahan peluru yang jatuh setelahnya," ujarnya kepada AFP.

Ia juga menggambarkan kondisi di tempat kejadian. "Keluarga-keluarga mengungsi. Kerusakannya sangat besar," katanya, lalu menambahkan, "Untungnya mereka selamat."

Serangan ini jelas memperpanjang daftar ketegangan antara kedua negara. Sementara kerusakan materi masih dalam proses pendataan, yang paling penting untuk saat ini adalah bahwa nyawa-nyawa warga sipil berhasil diselamatkan dari reruntuhan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar