BCA Cetak Laba Rp 57,5 Triliun di 2025, Didorong Pendapatan dan Efisiensi

- Selasa, 27 Januari 2026 | 16:48 WIB
BCA Cetak Laba Rp 57,5 Triliun di 2025, Didorong Pendapatan dan Efisiensi

Di tengah dinamika ekonomi yang beragam, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berhasil mencatatkan laba bersih yang menggembirakan sepanjang 2025. Angkanya mencapai Rp 57,5 triliun, atau tumbuh 4,9 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp 54,8 triliun.

Pendapatan operasional bank pun ikut meroket, naik 5,4 persen menjadi Rp 111,1 triliun. Pendorongnya datang dari dua sisi. Pertama, pendapatan bunga bersih yang naik 4,1 persen ke level Rp 85,4 triliun. Di sisi lain, pendapatan non-bunga justru melesat lebih kencang, yakni 16 persen, menjadi Rp 25,6 triliun.

Hal menarik lainnya, efisiensi perusahaan juga tampak membaik. Rasio cost to income (CIR) BCA berhasil ditekan ke level 30,7 persen. Kombinasi pendapatan yang solid dan efisiensi inilah yang akhirnya menopang pertumbuhan laba bersih mereka.

Dalam konferensi pers yang digelar Selasa (27/1), Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menyampaikan apresiasi.

Hendra menambahkan, pihaknya tak henti berupaya menyempurnakan produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Salah satu fokusnya adalah pengembangan aplikasi MyBCA. Sepanjang tahun lalu, aplikasi itu dilengkapi beragam fitur baru, mulai dari Kryptex via NFC Pay untuk pengguna Android, pembayaran zakat, hingga pembelian tiket transportasi dan penambahan valuta asing.


Halaman:

Komentar