Jejak kariernya dimulai dari dunia pemerintahan. Tahun 1979, Firdaus menjadi Auditor di Departemen Keuangan. Setelah itu, dia berpindah ke BPKP, mengabdi sebagai Tenaga Ahli Pemeriksa Pajak dan Auditor dari 1984 hingga 1990.
Namun begitu, dia memilih keluar dari PNS dan mencoba dunia korporasi. Awal 90-an, Firdaus menjadi General Manager PT Barito Pasifik. Puncaknya, dia memegang jabatan sebagai Direktur PT Kiani Kertas dari 1998 sampai 2003.
Di Mutuagung Lestari, pengalamannya yang panjang sangat dihargai. Firdaus dipercaya memimpin dewan komisaris sebagai Presiden Komisaris sejak 2003. Baru pada 2024, posisinya beralih menjadi Komisaris jabatan yang dipegangnya hingga akhir hayat.
Kepergiannya tentu meninggalkan duka yang dalam, bukan hanya bagi keluarga, tapi juga bagi rekan-rekan seperjuangannya di perusahaan.
Artikel Terkait
Bahlil Siapkan Harga Dasar Timah untuk Lindungi Penambang Rakyat
Pelaku Usaha Soroti Peluang Nyata di Balik Kesepakatan Ekonomi Indonesia-Inggris
Pajak Kripto Meroket Meski Transaksi Anjlok, Tembus Rp 719 Miliar
BULOG Tegaskan 7% Bukan Keuntungan, Tapi Kompensasi Negara