Dari Ponorogo, Jawa Timur, ternyata asal buronan yang disebut-sebut sebagai otak jaringan narkoba internasional itu. Dewi Astutik, atau yang biasa dipanggil Paryatin, berusia 43 tahun. Namanya mendadak ramai setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkapnya. Tapi kabar penangkapan itu justru membuat suaminya, Sarno, terpukul.
“Keluarga syok, tidak mengira, katanya ya baik-baik kerjanya,”
Begitu kata Sarno, Rabu lalu. Rasa kagetnya makin menjadi ketika foto istrinya tersebar luas di berbagai media.
“Di media ada fotonya, saya syok dan kaget. Tapi saya pasrah. Di rumah saja susah didiknya. Tapi ya gimana,”
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Transparansi Penyelidikan Jatuhnya Pesawat KKP di Bulusaraung
Kobaran Api di Chili Selatan Tewaskan 15 Jiwa, Puluhan Ribu Warga Mengungsi
Pajero Ugal-ugalan Tabrak Pemotor, Berakhir di Pagar Mapolda Jambi
Pezeshkian Peringatkan AS: Serang Pemimpin Tertinggi Iran Berarti Perang Total