Ucapnya lirih. Soal sepak terjang istrinya yang dituding sebagai gembong, Sarno mengaku tak tahu apa-apa. “Soal gembong narkoba? Saya tidak tahu, soal sepak terjangnya nggak tahu saya,” imbuhnya. Ia hanya bisa menerima keadaan, meski rasa tak percaya itu masih ada.
Perjalanan panjang akhirnya berakhir. Dewi Astutik, yang masuk daftar buronan Interpol itu, diciduk di Kamboja lewat operasi gabungan BNN, Interpol, dan BAIS. Selama ini, perempuan ini diduga menjadi aktor kunci dalam penyelundupan sabu-sabu dengan berat mencapai 2 ton. Nilainya fantastis, sekitar Rp 5 triliun.
Menurut catatan, pelariannya melintasi beberapa negara. Awalnya, ia bekerja sebagai TKW. Namun, dari sana, jalurnya berbelok ke arah yang gelap. Penangkapan ini menutup pencarian yang sudah berlangsung cukup lama.
Artikel Terkait
Wanita 22 Tahun Curi Rp2,6 Juta di Minimarket dengan Modus Pura-pura Belanja
Jasaraharja Putera Siapkan Asuransi Tambahan untuk Antisipasi Padatnya Mudik Lebaran 2026
Baleg DPR Tegaskan Hak Cipta Karya Jurnalistik Wajib Dilindungi dalam Revisi UU
InJourney Siapkan 37 Bandara untuk Puncak Mudik Lebaran 2026