Ucapnya lirih. Soal sepak terjang istrinya yang dituding sebagai gembong, Sarno mengaku tak tahu apa-apa. “Soal gembong narkoba? Saya tidak tahu, soal sepak terjangnya nggak tahu saya,” imbuhnya. Ia hanya bisa menerima keadaan, meski rasa tak percaya itu masih ada.
Perjalanan panjang akhirnya berakhir. Dewi Astutik, yang masuk daftar buronan Interpol itu, diciduk di Kamboja lewat operasi gabungan BNN, Interpol, dan BAIS. Selama ini, perempuan ini diduga menjadi aktor kunci dalam penyelundupan sabu-sabu dengan berat mencapai 2 ton. Nilainya fantastis, sekitar Rp 5 triliun.
Menurut catatan, pelariannya melintasi beberapa negara. Awalnya, ia bekerja sebagai TKW. Namun, dari sana, jalurnya berbelok ke arah yang gelap. Penangkapan ini menutup pencarian yang sudah berlangsung cukup lama.
Artikel Terkait
Momen Haru Prabowo dan Obrolan Akrabnya dengan Jokowi di Pernikahan Sekpri
Sidang Perdana Kasus Sertifikasi K3: Mantan Wamen Noel dan 10 Terdakwa Lainnya Hadapi Dakwaan
Panggung Isra Mikraj Banyuwangi Berujung Polemik: Hiburan Usai Acara Dinilai Abaikan Kesakralan
Anggota DPR Desak Transparansi Penyelidikan Jatuhnya Pesawat KKP di Bulusaraung