Di hadapan anggota Komisi XII DPR RI, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap sebuah insiden yang cukup merugikan. Ternyata, di awal tahun ini terjadi kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Sumatera. Akibatnya? Potensi produksi minyak nasional hilang sekitar 2 juta barel.
Rupanya, kebocoran itu sempat menghentikan aliran gas ke Blok Rokan. Dampaknya langsung terasa, kegiatan produksi minyak di lapangan Rokan pun ikut terganggu. Sebuah musibah kecil, tapi konsekuensinya tidak bisa dibilang sepele.
“Nah, izin pimpinan kami laporkan bahwa kita di awal tahun ini mengalami ada sedikit musibah kecil di Sumatera, pipa kita bocor yang kehilangan potensi loss kurang lebih sekitar 2 juta barel di awal tahun,”
Begitu penjelasan Bahlil saat rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis lalu.
Artikel Terkait
BNI Bagikan Dividen Rp13,03 Triliun dan Setujui Buyback Rp905,48 Miliar
IHSG Anjlok 3,27%, Pasar Saham Indonesia Dibanjiri Aksi Jual
Rupiah Melemah ke Rp16.949, Tertekan Gejolak Minyak dan Ketegangan Timur Tengah
Saham RANC Dikendalikan Grup Djarum Setelah Akuisisi Blibli