Video itu tiba-tiba membanjiri linimasa. Seorang wanita, dinarasikan sedang dirawat paksa oleh suaminya di rumah sakit jiwa. Klaim itu cepat menyebar, memicu simpati sekaligus kemarahan netizen. Lalu, bagaimana cerita sebenarnya?
Rumah Sakit Soeharto Heerdjan (RSSH) di Jakarta Barat akhirnya angkat bicara. Mereka dengan tegas membantah adanya praktik pemaksaan dalam kasus pasien berinisial EO itu.
Menurut dr. Soeko W. Nindito, Direktur Utama RS tersebut, EO datang ke IGD mereka pada 31 Januari lalu bukan karena dijebak atau diculik. Faktanya, dia diantar langsung oleh keluarganya sendiri.
Soeko menjelaskan hal itu kepada Antara, Senin (9/3/2026).
Artikel Terkait
Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar
Gubernur Kalsel Soroti Relevansi Falsafah Waja Sampai Kaputing untuk Bangun Karakter Bangsa
Satgas Jembatan Laporkan 218 Jembatan Selesai, Target 7.000 Awal Tahun Depan
Kapolri Instruksikan Seluruh Kapolda Siapkan Panic Button untuk Lindungi Ojol