Hujan deras dan ombak ganas jadi awal mula kejadian di perairan Kepulauan Seribu, Minggu pagi tadi. KM Sinar Kencana Muara yang sedang dalam perjalanan dari Muara Kronjo, Tangerang, menuju Pulau Kelapa, tiba-tiba saja mesinnya mati. Air laut pun mulai membanjiri lambung kapal.
Keadaan langsung kacau. Kapal itu terombang-ambing tak berdaya di dekat Pulau Tikus selama hampir setengah jam. Menurut keterangan beberapa penumpang, kapal diduga membawa muatan berlebih. Kombinasi cuaca buruk dan overload itulah yang diduga jadi penyebabnya.
Mendapat laporan darurat, petugas Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu langsung bergerak. Empat personel dengan sebuah boat segera meluncur dari Pulau Pari menuju lokasi kejadian.
“Begitu dapat laporan, kami langsung berusaha mengevakuasi penumpang ke daratan terdekat,” jelas Gatot Sulaeman, Kasiops Gulkarmat setempat.
Upaya penyelamatan berlangsung cepat. Evakuasi dimulai pukul 08.25 WIB, dan hanya butuh dua puluh menit untuk memastikan semua penumpang aman. Pukul 08.45, keenam penumpang kapal sudah berhasil dibawa ke Pulau Pari.
“Alhamdulillah, semua penumpang selamat,” kata Gatot. Ia menambahkan, insiden mesin mati dan kebocoran itu pertama kali dilaporkan sekitar pukul 07.58 WIB pagi.
Nasib kapal KM Sinar Kencana Muara sendiri masih belum jelas. Yang pasti, para penumpangnya sudah berada di tempat yang aman, terhindar dari ancaman di tengah lautan yang sedang tidak bersahabat pagi itu.
Artikel Terkait
Kecelakaan Maut di Rumpin Libatkan Tiga Kendaraan, Satu Tewas Tiga Luka
PAD Pekanbaru Tembus Rp1,2 Triliun, Wali Kota Sebut Kemudahan Pelayanan Jadi Kunci
Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Tertekan Geopolitik dan Harga Minyak
Tiga Kapal Induk AS Berlabuh di Timur Tengah, USS George H.W. Bush Jadi yang Terbaru